Langsung ke konten utama

Episode N, Mungkinkah Ini yang Terakhir

 


Aku lelah, ingin sekali untuk beristirahat. Namun jika beristirahat waktu tetap terus berjalan dan banyak hal yang harus ku selesaikan menjadi tertunda. Banyaknya hal yang belum terselesaikan membuatku semakin tertinggal seakan tak mampu menyelesaikannya. Namun aku lelah, mungkinkah ini yang terakhir?.

Aku tidak tahu harus memulai dari mana untuk mengejar waktu yang terus berjalan hingga membuatku semakin tertinggal. Ingin sekali memintamu untuk berhenti sejenak dan biarkan aku beristirahat. Mungkinkah? Namun waktu akan terus berjalan dan aku harus mengikutinya dengan rasa lelah ini. Apakah ini akhirnya? Bagaimana mengakhirinya? Pertanyaan yang selalu muncul dalam pikiranku.

Aku lelah, sangat lelah. Bisakah aku beristirahat sebentar saja? Mungkinkah ini akhirnya? Pertanyaan-pertanyaan itu selalu muncul menambahi beban pikiranku. Ingin sekali diriku mengabaikannya tetapi bisakah?

Rasa lelah ini semakin terasa hingga membuatku terbaring. Sambil berbaring aku merasakan rasa nyaman yang seakan menjawab pertanyaan-pertanyaan itu. Tapi masih banyak hal yang harus aku selesaikan atau aku akan semakin jauh tertinggal.

...

Komentar

  1. Pada akhirnya kita hanya bersama diri kita sendiri kan

    BalasHapus
    Balasan
    1. I ya kak, akhirnya harus pelan-pelan tetap diselesaikan :)

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Setelah Mencoba Berbagai Distro, Akhirnya Kuputuskan Menginstall Debian

Tampilan Menu Aplikasi pada Debian Gnome Setelah sekian lama tidak menulis, akhirnya pada kesempatan ini saya sempatkan untuk menulis kembali diblog ini. Sebelum menuju ke topik pembahasan, sedikit cerita tentang " distro hopping " yaitu suka pindah-pindah distribusi Linux atau lebih jelasnya gonta-ganti berbagai distro Linux. Sempat saya sendiri sering melakukan pindah-pindah distro untuk menemukan distro Linux yang sesuai dengan kebutuhan saya sendiri mulai dari Ubuntu, OpenSuse, Linux Mint, Tail OS, Pika OS dan terakhir adalah Debian. Mengapa Debian? menurut pendapat saya pribadi Debian lebih ringan daripada Ubuntu. Distro Linux yang pertama kali saya kenal adalah Ubuntu. Ubuntu yang saya install pada perangkat saya sebelumnya adalah versi 18.04 Lts. Setelah beradaptasi dengan distro ini saya langsung tertarik dengan tampilannya yang menggunakan Environtment "Gnome". Saat itu dibandingkan dengan Windows 10 1809 Ubuntu versi ini terasa lebih ringan dalam hal konsu...

Lega Rasanya, Setelah Berhasil Install Printer di Debian

... Akhirnya dapat mencetak dokumen melalui OS ini, dimana sebelumnya selalu gagal dan printer tidak terdeteksi. Setelah mencari informasi tentang cara memasang printer di sistem operasi Debian. Akhirnya bisa ketemu setelah ngeprompt AI. Hasil dari AI menyarankan untuk menginstall driver berbagai macam printer yang mana sebelumnya saya hanya menginstall driver yang didapatkan dari website resmi printer itu sendiri. Seperti apa langkah-langkahnya? Berikut saya share tentang cara memasang printer di Debian, namun sebelum itu pastikan beberapa hal seperti dibawah ini: 1. Periksa Koneksi Printer Pastikan printer terhubung dengan benar ke komputer, baik melalui kabel USB atau jaringan Wi-Fi/LAN. Jika menggunakan USB, nyalakan printer terlebih dahulu sebelum melanjutkan. 2. Instal Paket CUPS CUPS (Common Unix Printing System) adalah layanan pencetakan standar di Linux. Sebagian besar distribusi Linux, termasuk Debian, menggunakannya. Perlu menginstal CUPS jika belum terpasang. Buka terminal ...

M.U.G.E.N Game, Tambahkan Karakter Jagoan Favoritmu Yuks!

  Hai berjumpa lagi dengan CJump, postingan kali ini merupakan sambungan dari artikel sebelumnya ya. Setelah membahas tentang Game Mugen, sekarang saatnya menambahkan karakter favorit kedalam game mugen ini. Apakah teman teman udah mencoba mendownloadnya? Kalau sudah langsung saja kita extract kemudian tambahkan karakter ke dalam  game. 1. Extract file Mugen-1.1b1 Pertama kita extract file archivenya, kemudian klik dua kali pada file mugen.exe selanjutnya pilih arcade dengan menekan tombol tekan enter. Berikut ini adalah karakter asli bawaan dari game Mugen yaitu "Kung Fu Man". Terdapat dua Kung Fu Man dengan kualitas gambar berbeda. 2. Menambahkan Karakter Selanjutnya kita close dulu gamenya, kemudian buka tempat file karakter yang sudah didownload dan langsung di extract saja, bagi yang belum mendownload bisa diunduh  disini Setelah itu pindahkan folder file tersebut ke folder “ chars ”, kembali ke folder mugen selanjutnya buka folder “ data ” cari file “ select.def ” ...