Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Computer

Lakukan Ini Setelah Selesai Install Debian

  ... Tampilan Desktop Debian 13 Gnome Debian dikenal sebagai salah satu distro Linux dari sekian banyaknya distro linux. Saat pertama kali setelah proses instalasi di PC maupun Laptop, masih ada beberapa langkah penting yang perlu dilakukan agar sistem lebih aman, nyaman, dan siap digunakan untuk aktivitas sehari-hari. Berikut ini hal yang perlu dilakukan setelah instalasi selesai: 1. Perbarui Sistem ke Versi Terbaru Langkah pertama yang harus dilakukan adalah memperbarui daftar paket dan menginstal pembaruan terbaru. Hal ini penting untuk mendapatkan perbaikan bug, peningkatan keamanan, dan fitur terbaru. Hal ini perlu dilakukan karena pada paket ISO Debian yang diunduh biasanya belum disertakan update fitur terbaru yang diupdate secara berkala. Cara melakukannya pertama buka linux terminal dan ketikan perintah sudo apt update setelah selesai ketikan perintah sudo apt upgrade Tampilan Terminal Linux 2. Install Firmware dan Driver yang dibutuhkan Pengalaman saya setelah menginstal...

Install Driver Printer di Debian 13

... Akhirnya dapat mencetak dokumen melalui OS ini, dimana sebelumnya selalu gagal dan printer tidak terdeteksi. Setelah mencoba berulang kali akhirnya ketemu solusinya yaitu menginstal seluruh driver dari berbagai macam merek printer yang mana sebelumnya saya hanya menginstal driver printer yang digunakan saja. Seperti apa langkah-langkahnya? Berikut saya share tentang cara memasang printer di Debian, namun sebelum itu pastikan beberapa hal seperti dibawah ini: 1. Periksa Koneksi Printer Pastikan printer terhubung dengan benar ke komputer, baik melalui kabel USB atau jaringan Wi-Fi/LAN. Jika menggunakan USB, nyalakan printer terlebih dahulu sebelum melanjutkan. 2. Instal Paket CUPS CUPS (Common Unix Printing System) adalah layanan pencetakan standar di Linux. Sebagian besar distribusi Linux, termasuk Debian, menggunakannya. Perlu menginstal CUPS jika belum terpasang. Buka terminal dan jalankan perintah berikut sebagai pengguna root atau dengan sudo:      sudo apt update ...

Setelah Mencoba Berbagai Distro, Akhirnya Kuputuskan Menginstall Debian

Tampilan Menu Aplikasi pada Debian Gnome Setelah sekian lama tidak menulis, akhirnya pada kesempatan ini saya sempatkan untuk menulis kembali diblog ini. Sebelum menuju ke topik pembahasan, sedikit cerita tentang " distro hopping " yaitu suka pindah-pindah distribusi Linux atau lebih jelasnya gonta-ganti berbagai distro Linux. Sempat saya sendiri sering melakukan pindah-pindah distro untuk menemukan distro Linux yang sesuai dengan kebutuhan saya sendiri mulai dari Ubuntu, OpenSuse, Linux Mint, Tail OS, Pika OS dan terakhir adalah Debian. Mengapa Debian? menurut pendapat saya pribadi Debian lebih ringan daripada Ubuntu. Distro Linux yang pertama kali saya kenal adalah Ubuntu. Ubuntu yang saya install pada perangkat saya sebelumnya adalah versi 18.04 Lts. Setelah beradaptasi dengan distro ini saya langsung tertarik dengan tampilannya yang menggunakan Environtment "Gnome". Saat itu dibandingkan dengan Windows 10 1809 Ubuntu versi ini terasa lebih ringan dalam hal konsu...

Desain grafis dengan Linux?

  Desain grafis menggunakan Linux memang tidak sepopuler menggunakan Windows maupun MacOs. Namun bukan berarti tidak bisa, kita tetap bisa membuat sebuah desain meskipun tidak menggunakan aplikasi sering digunakan pada umumnya seperti Photoshop, Illustrator dan Coreldraw karena aplikasi tersebut belum atau tidak tersedia untuk Linux. Namun kita bisa menggunakan aplikasi alternatif yang fungsi kegunaannya masih sama dengan aplikasi di atas. Kita bisa menjumpai berbagai varian aplikasi desain grafis di repository distro linux. Apa itu repository? Repository merupakan penyimpanan digital yang berisikan pengembangan software dan manajemen versi yang terus diperbarui. Berikut ini software open source untuk desain grafis yang dapat berjalan di Linux: * GIMP: Alternatif open source untuk Photoshop. * Inkscape: Alternatif open source untuk Illustrator dan Coreldraw. * Krita: Software open source untuk lukisan digital dan animasi.   * Blender: Software open source untuk 3D modeling, ...

Instal Ubuntu Budgie di Tahun 2023, Bisa untuk Apa?

Ubuntu Budgie merupakan salah satu Operating System Linux dari distro Ubuntu Flavor. OS ini bersifat Open Source dimana semua orang dapat secara bebas untuk mengunduh, menginstal, dan mengubah kode sumber sistem operasi secara gratis. Ubuntu Budgie ini bisa dijadikan plihan bagi yang ingin migrasi menggunakan OS Linux untuk pertama kalinya. Di Tahun 2023 ini Ubuntu Budgie dapat berjalan lancar pada Laptop kelas Low-End , sehingga yang memiliki laptop Low-End keluaran 5 tahun yang lalu masih bisa mendapatkan Sistem Operasi terupdate. Setelah menginstal Ubuntu Budgie, bisa digunakan untuk apa? Sama halnya sistem operasi Windows, Ubuntu Budgie dapat digunakan untuk aktivitas seperti Office, browsing, bahkan mendesain dan juga bermain game. Berikut ini beberapa aktivitas menggunakan ubuntu budgie: 1. Mengerjakan tugas kantoran dengan Only Office Only Office memiliki tampilan yang mirip dengan Microsoft Office sehingga yang baru pertama kali menggunakannya bisa familiar dengan tampilan ...